Teringat lagi semua kenangan manis yang sudah berlalu
Kenangan dimana kita tertawa bersama, berbagi canda, berbagi cerita
Ku kira mereka adalah teman sejatiku...
Tetapi, di sisi lain
Ternyata mereka mengkhianatiku
Ternyata mereka bukanlah teman sejatiku
Mereka bukanlah sahabat yang dapat menemaniku
Di kondisi apapun
Mereka bukanlah teman yang setia
Mereka hanya melihatku secara fana
Sejak saat itu aku belajar
Apalah gunanya terlihat mempesona dari luar, tetapi kumuh di dalam?
Aku pun merenung
Akankah ini akibat dari kesalahanku?
Aku yang memilih-milih teman
Bagiku, memilih-milih teman seperti mengambil mutiara diantara batu kali
Begitu mudahnya..
Ternyata..
Memilih teman seperti memilih batu safir diantara berlian
Sungguh sulit untuk mendapatkan teman yang setia
Dalam kondisi apapun
Ketika memandang foto itu...
Kenangan itu terbersit lagi dalam benakku
bagai pedang bermata dua
Ah..
Tapi kenangan itu sudah berlalu
Kini, aku sudah bangkit kembali
Pisau bermata dua itu sudah hancur
Baiklah, akan kukisahkan kisahku ini kepadamu
Agar engkau tak tersesat juga seperti diriku
Pada saat itu, aku memang memiliki hidup yang bahagia
Namun, suatu saat hidupku terjatuh
Hidupku sudah berada di ujung tanduk
Aku kesepian pada saat itu
Pada saat itulah aku tersadar
Bahwa semua kebahagiaan yang kurasakan selama ini...
Semua itu hanya kebahagiaan fana belaka
Kebahagiaan yang pasti mati
Aku pun mulai meninggalkan kebiasaan lama itu
Mencoba untuk bangkit kembali
Dari keterpurukan yang mendalam
Untungnya, aku bertemu dengan sahabat yang baru
Sahabat yang tak akan pernah meninggalkanku
Sahabat yang selalu menjagaku
Dimanapun aku berada
Ia adalah seorang yang sangat sabar
Juga seorang yang sangat mengertiku
Apapun kondisinya
Dia juga mau menerimaku apa adanya
Dia peduli padaku
Kapanpun
Dimanapun
Kau tahu siapa dia?
Seharusnya, semua makhluk di seluruh permukaan bumi ini tahu siapa Dia
Seseorang yang sangat berkuasa di bumi ini
Namun, ia tidak pernah meninggikan hati
Dia adalah TUHAN YESUS
Raja segala raja
Pencipta bumi ini
Yang sangat rendah hati, baik dan peduli
Kini aku sudah tak terikat dengan kebahagiaan fana lagi
Aku dapat merasakan kebahagiaan abadi
Yang tidak akan pernah meninggalkanku